Kontes Acer Kontroversial Menyisakan Luka
Belum juga lepas dari ingatan para blogger tentang kontes kontes yang kontroversial, kini muncul lagi kejadiannya. Para peserta yang pernah jadi korban kebijakan sepihak pasti merasakan rasa sakit yang teramat dalam, maklum untuk meraih rangking tinggi di google tidak cukup ongkang ongkang kaki. Pada kontes top 1 misalnya, agan master putra perdhana meski gigit jari meski beliau berhasil mencapai top rank di google. Lalu menyusul berikutnya Agan Asep dari kacno.com, yang telah berhasil menjadi top rank google namun tidak menjadi pemenang event gt radial. Menyusul di ranking 2 agan subhan, yang juga harus menelan pil pahit di akhir penentuan. Kini kontes acer pun menyisakan luka, dengan jelas pada point peraturan panitia telah menguraikan kalau mereka memakai tiga kriteria penilaian. Yaitu ranking yahoo, google, dan kualitas konten. Nah yang aneh nich, pada akhir penjurian blog agan aris dari nulis.web.id di yahoo ranking 1 dan pada google juga masuk dalam jajaran utama di page one. Logikanya nilai ranking untuk mas aris dari sisi search engine di atas 15, itu belum ditambah pada kualitas konten. Kalau kualitas konten diberi nilai lima maka total poin 20, atau berapapun nilai konten mas aris maka dipastikan tetap lebih unggul dari yang lain. Tapi anehnya pada saat pengumuman beliau tidak masuk sebagai salah satu pemenang. Kalau sudah begini maka lagi lagi para peserta pun bertanya tanya, apa sebenarnya kriteria yang dipakai oleh panitia. Lalu seperti apakah konten yang berkualitas itu, toh semua konten peserta hampir sama, hanya beda redaksi kalimatnya, atau mungkin ini bukan kontes seo ya friend? Maaf sob, penulis tidak bermaksud membela Mas aris, tetapi ingin tahu kejelasan kriteria yang dipakai untuk menentukan pemenang. Saya yakin jika rekan blogger berada pada posisi seperti mas aris, pasti akan teramat amat sangat kecewa sekali tanpa henti. Sebab upaya untuk mencapai top rank bukanlah hal mudah, butuh perjuangan ekstra keras dan semangat pantang menyerah. Kini ada baiknya blogger Indonesia punya wadah untuk melindungi kepentingan dari tindakan semena mena pihak lain. Para blogger harus memiliki wadah resmi yang punya kekuatan hukum dan memastikan agar semua penyelenggara seo contest tidak menutup ruang tanya jawab di website mereka. Sudah saatnya blogger menunjukkan kepedulian ke sesama blogger, jangan sampai kita saling menjatuhkan hanya demi kepentingan pribadi. Mari bersatu blogger Indonesia dan lenyapkan semua rintangan.