Showing posts filed under Kisah Cerita Cinta

Cerita Cinta Asal Asalan Tapi Menarik

by on 06:25 PM, 06-Apr-12

Aku melihat adegan di lokasi syuting MV troublemaker, hatiku memang sakit melihat itu ditambah adegan cowokku menari seksi dengan hyuna aku ingin menghentikan itu tapi demi kemajuan kariernya aku rela melihat itu walaupun hyunsaeng selalu menyakinkanku bahwa aku harus percaya padanya tapi hatiku sakit meski aku berkata bahwa aku tidak apa-apa. kemudian aku tertidur di lokasi, seolah-olah ada yang membawaku masuk kedalam mobil, membuka matapun aku tak sanggup lelah hati dan pikiran membuat badanku lemas. Hyunsaeng yang membawaku masuk kedalam mobil. ''Eun lie bangunlah kita sudah sampai di rumah'' kata hyunsaeng, perlahan-lahan mataku terbuka dan aku bersiap membuka pintu mobil tapi aku kalah bebrapa detik dengan hyunsaeng yang sudah siap membukakan pintu untukku, kita berjalan masuk ke rumah semenjak orangtua ku pindah ke tugas ke indonesia mereka mempercyakan aku untuk tinggal dengan hyunsaeng aku memang tak pernah menceritakan bahwa hyunsaeng adalah pacarku pada siapapun tapi aku dan dia tahu tentang semua itu dan cukup hanya kita berdua yang tau.

Aku membuka pintu kamar, tiba-tiba hyunsaeng memanggilku ''eun lie ayo kita makan dulu aku tau sejak tadi di lokasi belum ada yang kau makan'' ''aku sedang tidak ingin makan'' balasku. Sambil Merebahakan badan di atas tempak tidur rasanya nyaman, saat kantuk mulai menyerang hyunsaeng masuk kamar tanpa mengetuk pintu dan lompat ke atas tempat tidur dan tidur di sebelahku '' yaa hyun apa yang kau lakukan cepat pergi dari sini aku ingin tidur'' kataku ''aku hanya ingin tidur denganmu'' katanya, aku merasa mukaku merah walaupun aku tau hyun tak mungkin melihatku karan kulit sawo matangku beruntunglah karna wajah belasteranku ini, ''kenapa kamu diam apa yang salah'' tanyanya aku masih diam tak menjawab apapun ''yaa kau membuatku marah aku ingin sekali memelukmu'' tanya hyunsaeng lagi, langusng aku berlari ke toilet setelah dia mengucapkan kata terakhirnya aku merasa hampir mati '' eun lie buka pintunya aku hanya brcanda aku tak mungkin melakukan itu padamu sungguh'' serunya dari luar toilet ''aku tau aku hanya ingin kencing saja'' balasku ''bolehkan aku melihatnya?'' tanyanya tanpa menjawab pertanyaaan itu, langsung kupukulkan gayung itu di kepalanya ''auuuuu apa yang kau lakukan itu sakit sekali'' serunya ''aku tau dan aku sengaja melakukan itu supaya otakmu kembali normal'' kataku ''baiklah arasso'' balas hyun.

Aku kembali ke kamar dan hyunsaeng kembali ke studio yang ada di lantai atas. aku kembali memikirkan saat hyun berkata bahwa aku belum makan apapun saat di lokasi, aku tau hyun memperhatikanku walapun saat itu dengan hyuna. seberkas sinar matahari menerpa wajahku pagi ini siapa yang membuka jendela pikirku ''ahhhh hyun kenapa kau membuka jendela aku ingin tidur'' teriakku hyun tak membalas dan pembantu yang biasa datang setiap pagi itu pun tak membalas, kemana orang dirumah ini tanyaku dalam hati dering telepon memecahkan lamunaku ''halo papa Ada apa kenapa kau meneleponku?'' tanyaku ''nanti mama akan ke seoul untuk menjengukmu dan untuk pembukaan gallery kita yang baru disana, papa berharap kamu bisa menemani mamamu untuk mengurus acara pembukkan gallery kita jangan kecewakan papa dan mamamu'' serunya dari ujung telepon ''baik pa aku mengerti, sudah yah pa aku harus berangkat kuliah aku mungkin terlambat'' kataku. Aku terpaksa berbohang kepadanya agar papa tidak membicarakan tentang gallery lagi, melihat jam pukul 7 aku kembali tidur aku hanya ingin tidur satu jam lagi.

Byurrrrr air itu tumpah ke wajahku '' yaaa apa yang kau lakukan'' tanyaku ''hyun aku hanya ingin tidur'' tanyaku lagi ''kau akan pergi kuliah atau hanya tidur di atas kasur sepanjang hari?'' tanyanya, ''kapan kau bangun hyun?'' tanayku setelah mandi dan berjalan ke dapur, hyun duduk di meja makan dan aku pun duduk mengikutinya ''kenapa kau tak menjawabku, tadi papa ku telepon dia bilang mamaku akan ke seoul'' kataku tanpa di tanya ''aku tadi sedang mandi saat kau memanggiku dan aku yang membuka jendela kamarmu '' balas nya ''yaaa kenapa kau menjawb pertanyaa lain yang tidak aku tanyakan'' cecarku ''aku tau mamamu akan kesini tapi walau dia datang kau tak pernah memberitahu orang tuamu tentang kita'' balasnya ''aku minta maaf tapi aku tak mungkin memberitahu mereka, tidak mungkin karna kau adalah mantan kekasih kakaku, aku tak mungkin membritahu mereka walau aku ingin'' kataku sambil menangis, hyun mendekat dan memelukku ''maafkan aku eun lie'' serunya dengan lembut sambil menepuk-nepuk punggungku, setelah aku berhenti menangis hyun mengantarku pergi kuliah.